Benner Stop Pungli Segera Dipasang di Setiap SOPD

PALANGKA RAYA,GK-Sebagai bagian dari upaya melakukan pemberantasan pungutan liar (Pungli) secara efektif dan efisien, pihak Inspektorat Kota Palangka

Pemko Diminta Sosialisasikan Kembali Perda Gepeng
Menangkal Terorisme dengan Meminimalisasi Faktor Penyebabnya
1.574 Personel Pengamanan Disiapkan Jelang Kampanye Jokowi

PALANGKA RAYA,GK-Sebagai bagian dari upaya melakukan pemberantasan pungutan liar (Pungli) secara efektif dan efisien, pihak Inspektorat Kota Palangka Raya terus mengoptimalkan peran personil, satuan kerja, maupun sarana prasarana untuk mewujudkan agar lingkungan pemerintah kota (Pemko) setempat bersih dari parktik-praktik korupsi, kolosi termasuk pungli.
Inspektur Inspektorat Kota Palangka Raya Alman Pakpahan mengatakan upaya-upaya itu dilakukan, tidak lain untuk menciptakan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur. Terlepas dari adanya permasalahan yang timbul. Terlebih maraknya prilaku yang mengarah ke pungli, yang saat ini seakan sudah menjadi budaya dalam proses pelayanan publik.
“Inspektorat siap memberantas hal itu, yakni praktek pungli. Praktik ini jelas telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nah maka itu pemerintah memandang perlu upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien, dan mampu menimbulkan efek jera,”tegasnya, kemarin di Palangka Raya.
Selama ini lanjut Alman, upaya antisipasi yang dilakukan Pemko Palangka Raya melalui Inspektorat yaitu salah satunya lebih gencar melakukan sosialisasi. Termasuk memasang spanduk atau benner tentang stop pungli. Dalam sosialisasi itu juga disisipkan kepada masyarakat untuk melaporkan bilamana ada praktik pungli dimana pun dan dalam bentuk apapun.
“Pemko melalui Inspektorat akan lebih gencar dengan memasang lebih besar benner dan spanduk diseluruh SOPD, kelurahan atau pelayanan publik yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Ada nomor hape dan bagaimana cara melaporkannya bila menemukan praktek pungli,” tutur Alman.
Alman menegaskan dirinya akan tetap menindaklanjuti berbagai praktek pugutan liar jika, ada pengaduan dari masyarakat. Semisalnya aduan terkait pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan laporan tarif parker dan lain sebagainya .
“Intinya kami siap menerima setiap pengaduan dari masyarakat. Apapun laporannya, kami akan tindaklanjuti,”ungkapnya lagi.
Namun demikian tambah Alman, untuk mewujudkan itu semua, maka dukungan maupun peran aktif masyarakat untuk sama-sama menolak pungli apapun bentuknya sangat diharapkan.
“Masyarakat termasuk ASN harus berkomitmen yang sama dalam memberantas praktik-praktik pungli. Mari kita sosialisasikan stop pungli,”pungkasnya.sog

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!