2018, RS Doris Sylvanus Akan Bangun Instalasi Kesehatan Reproduksi 

Palangka Raya , GK - Di tahun 2018, Rumah Sakit Doris Sylvanus Kota Palangka Raya menargetkan dibangunnya instalasi kesehatan reproduksi setinggi lima

Tahun 2017 Pemkab Barito Utara Rehap 19 Gedung Sekolah Dasar
Tahun 2020, Sarana Air Bersih di Pesisir Bakal Terealisasi
Desa Teluk Pulai Membutuhkan Jalan Penghubung Darat Antar Desa

Palangka Raya , GK – Di tahun 2018, Rumah Sakit Doris Sylvanus Kota Palangka Raya menargetkan dibangunnya instalasi kesehatan reproduksi setinggi lima lantai. Selain itu sebagai Rumah Sakit Pendidikan, rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi ini juga akan menyempurnakan Gedung pendidikan yang telah ada untuk memfasilitasi keperluan dan layanan kualitas pendidikan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Diklit Pengembangan SDM dan Hubungan Masyarakat RSUD Dorris sylvanus Palangka Raya dr. Theodorus Sapta Atmadja kepada GK, Jumat (12/01/2018) . Dokter yang akrab dipanggil dokter Theo ini menjelaskan, instalasi kesehatan Reproduksi yang direncanakan berasal dari Dana Alokasi Khusus atau DAK . Letaknya berada di antara Gedung Administrasi dan Gedung rehabilitasi. Rencana dan gagasan pembangunan datang melihat kenyataan bahwa selama ini pasien melahirkan kesulitan mendapatkan akses yang baik. Selain itu, pembangunan ini juga menjadi tuntutan Rumah Sakit untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Mengingat instalasi kesehatan reproduksi perlu penanganan komprehensif sehingga ibu melahirkan tidak terlambat untuk dirujuk dan ditangani.”, jelasnya.

Selain itu, RS dr. Doris sebagai rumah sakit Pendidikan yang mengakomodasi dan memfasilitasi pendidikan kedokteran juga dituntut menyediakan Gedung Pendidikan. Salah satunya berfungsi mengakomodir proses belajar mengajar dengan baik dan rencananya akan didirikan antara Asrama A dan B Rumas Sakit.diharapkan fasilitas penunjang ini sanggup membantu dan mendukung kegiatan melahirkan SDM dokter yang bermutu dan berkualitas bagi Kalimantan Tengah. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!