Tingkat Pengangguran Kalteng 4,45 Persen

Palangka Raya,GK-Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, angka pengangguran diwilayah ini mencapai 4,45 persen sampai

Waspadai Penipuan SMS Mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan
Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Jadi Fokus Utama Paslon SS-EP
Kapolda Kalteng Resmikan Renovasi Balai Keramat Raja

Palangka Raya,GK-Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, angka pengangguran diwilayah ini mencapai 4,45 persen sampai Agustus 2015 lalu. Tentu hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah Kalteng untuk melakukan upaya agar tingkat pengangguran tidak terus bertambah.

Demikian diungkapkan Asisten III Sekda Provinsi, I Ketut Widhi Wiryawan saat membuka kegiatan rapat koordinasi Teknis Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian se-kalteng,baru-baru ini.
Pada acara yang diadakan di Meeting Room Sebangau, Hotel Neo ini dihadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Hardy Rampay dan para narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI.
I Ketut Widhi menyebutkan, berdasarkan data BPS bahwa tingkat pengangguran di Kalteng sampai dengan Agustus 2015 mencapai 57.780 orang atau 4,45 persen. Pengangguran ini didominasi masyarakat usia muda.
“Kondisi ini menjadi tantangan untuk menciptakan  dan mengembangkan berbagai program yang berpihak pada penanggulangan pengangguran. Untuk itu kita harus komitmen untuk membenah sarana prasarana di bidang ketenagakerjaan,” katanya.
Sementara, Hardy dalam kesempatan itu menyampaikan, pelaksanaan rakornis sebagai wadah penyampaian program anggaran 2016 kepada seluruh unit satuan kerja, terutama bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian.
“Selain itu, untuk menyamakan persepsi dan sinergitas pelaksanaan program bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian di provinsi Kalteng,” sebutnya.
Diharapakan Kadisnakertrans, dari hasil rakornis dapat terjalin sinergitas yang semakin kuat dalam rangka mensejahterakan masyrakat, khususnya di wilayah Kalteng.
Selain itu Hardy mengingatkan, terkait pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  jajaran disnakertrans untuk lebih giat memberikan pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di kabupaten/kota sehingga mampu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja lokal.sog

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!